Workspace
Telegram Automation Control Center
Konfigurasi awal
api_id dan api_hash.
Sinkronkan akun dengan file session yang ada di folder sessions.
| # | Nomor | Nama | Sesi | Terhubung | Peran | Aksi |
|---|
Pilih akun yang sudah login sebagai monitor grup sumber.
Setelah semua session siap, restart bot.
| # | Nomor | Nama | Status | Keterangan |
|---|
| Pengirim Asli | ID Pengirim | Akun Clone | Tipe | Nama | Foto | Pesan | Clone Pada | Aksi |
|---|
Akun clone akan otomatis bergabung ke grup tujuan sebelum mengirim pesan.
| # | Link | Aksi |
|---|
| # | Link | Aksi |
|---|
Paksa semua akun clone bergabung ke grup.
| # | Group ID | Aksi |
|---|
Hapus semua pesan yang dikirim akun clone di seluruh grup target.
Bot akan otomatis buka/tutup grup sesuai jadwal
Sistem
Tentukan grup sumber, tujuan, dan akun yang dipakai.
ID grup Telegram yang pesannya dipantau untuk di-clone.
Nomor akun yang memantau grup sumber. Akun ini tidak dipakai sebagai clone.
Pisahkan beberapa ID grup dengan koma. Setiap grup akan menerima salinan pesan.
Satu nomor telepon per baris. Akun ini dipakai bergantian sebagai clone.
Cara bot menyalin dan mengirim pesan.
Dipakai hanya bila waktu pesan asli tidak tersedia.
Jumlah grup tujuan yang dikirimi sekaligus.
Salin foto profil pengirim asli ke akun clone.
Salin nama pengirim asli ke akun clone.
Jika aktif, pesan sumber yang mengandung kata di bawah tidak akan di-clone.
Pisahkan dengan koma atau baris baru.
Kredensial API dan akses dashboard.
Dari my.telegram.org.
Berpasangan dengan API ID.
Format IANA, contoh Asia/Jakarta.
Port untuk membuka dashboard di browser.
Kosongkan untuk menonaktifkan login.
Recycle akun clone paling lama saat pool habis.
Pilih kategori di samping kiri atau cari nama pengaturan. Nilai angka 0-100 bisa diatur dengan slider.
Ganti @username atau link t.me tertentu di dalam teks pesan sebelum dikirim ke grup tujuan.
| Pesan | Pengirim | Grup | Tanggal | Aksi |
|---|